Sabtu, 18 Juni 2016

Autobiografi


Nama lengkap saya adalah khaidir. di lingkungan keluarga,saya biasa dipanggil khaidir. Sedangkan di lingkungan pergaulan luar,saya sering di sapa dengan khaidir juga. Saya lahir di alue lhok, 25 Juni 1994. Saya adalah anak ke 6 dari 6 bersaudara. Ayah saya bernama Ahmad Ibrahim dan ibu saya bernama Jamaliah. Saya juga mempunyai 2 seorang abang dan 3 orang kakak. Keluarga kami bertempat tinggal di desa Alue Lhok kecamatan Peureulak timur kabupaten Aceh Timur.
Pada tahun 2000, saya mulai memasuki jenjang pendidikan pada usia 6 tahun,yaitu di “ MIN” yang berada di desa Alue Lhok, selama saya sekolah saya tidak pernah tinggal kelas, bahkan saya padasaat sekolah saya pernah mendapat peringkat ke 2 bahkan sampai peringkat ke 6. Dari itu saya mulai termotifasi untuk mengitu perlombaan yang diadakan di sekolah kami dalam menyambut isra mikraj dan 17 agustus. Banyak sekali perlombaan yang diadakan,ada cerdas cermat,pidato, hafalan surat Yasin, hafalan ayat- ayat pendek, lantunan ayat suci al-quran, baca do’a setelah shalat, praktek Shalat jenazah, selawat badar, dan banyak lagi perlombaan yang lainnya yang berupa hiburan, ada dayung sepeda lambat, pancing botol, makan jeruk,makan kerupuk gantung, dan lain lain. bahkan saya tidak tau mau pilih perlombaan apa, dan saya mulai bingung, lalu saya mulai konsultasi sesama kawan bangku sekolah yang berjumlah 25 orang dalam satu lokal (unit) , dan ibu guru yang memberi pengarahan kepada kami dalam memilih perlombaan sesuai dengan karakter dan kemampuan kami masing masing. Pada saat itu saya mendapatkan 4 sekaligus dalam perlombaan yaitu cerdas cermat,lantunan ayat suci Al-qur’an, dan  selawat badar dan praktek shalat jenazah.
Alhamdulillah pada sat itu saya juga mendapatkan semua prediket ke 4 perlombaan tersebut, dan saya mualai gembira, karna pada saat itu saya tidah pernah mengikuti perlombaan sebelum-sebelumnya, pada saat itu atas nama ada acara perlombaan di sekolah saya tidak mengopen, dan apabila ibu guru memasuki nama saya kedalam perlombaan tersebut, pada saat acara saya tidak pergi sekolah dan saya mulai libur dalam 3 hari setelah selesai perlombaan di sekolah. Karna saya malu menghadapi banyak orang. Dan saya tidak PD pada saat itu saya masih sekolah di tingkat kelas 3 MIN. Beranjak naik kelas 4 disitulah mulai saya berubah setelah meninggal ayah handa, dan saya mulai bangkit dan semangat dalam belajar samapai tamatan dari sekolah dasar.
Kemudian saya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di MTsN Alue Lhok ,selama tiga tahun saya menempuh pendidikan yaitu mulai kelas 7-9,disini saya mulai bepisah dari orang tua dan hidup mandiri dalam menuntut ilmu akhirat dan dunia. Pada saat itu saya tinggal di pasantren Daya Al-Mua’rif yang bertempat di desa alue lhok. Dan pada saat itu saya mulai melihat keadaan sekitar bahwa kawan kawan pasantren lebih banyak yang pandai baik membaca al-qur’an, baca kitab  dan lain-lain. Dan saya mulai malu dengan kawan kawan yang lain, dan saya mulai tidak nyaman tinggal di pasantren bahkan saya minta keluar dari pasantren untuk tinggal di rumah saja, karna saya pada saat itu tidak terbiasa pisah dari oang tua. Bahkan orang tua saya menyuruh saya buat sabar dan menjalankan aktivitas kehidup dalam pasantren.























 saya mengikuti ekstra kurikuler qosidah atau rebana,dan grup qosidah saya mendapatkan predikat juara ke-2 pada event lomba qosidah tingkat provinsi dalam rangka hari Ulang Tahun Nahdatul Ulama. Pada tahun 2013,saya lulus dari sekolah menengah pertama dan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya yaitu di SMAN 3 Kediri hingga saat ini. saat ini saya sedang berada di kelas 11 dan menempuh jurusan Matematika IPA atau yang disingkat dengan MIA. Saya menempati kelas 11 MIA 1. Semenjak masuk SMA,saya memilih untuk mengikuti ekstrakurikuler Jurnalistik karena saya ingn mendalami dunia tulis-menulis. Di ekstrakurikuler Jurnalistik, saya mendapatkan posisi sebagai Ketua Redaksi. Dalam bidang Jurnalistik,saya pernah mendapatkan Juara 3 karya tulis jurnalistik dalam event Festival Komunikasi STAIN tahun 2013.
Saya mempunyai banyak kegemaran yang beragam. Antara lain, menulis,membaca,mendengarkan musik,menyanyi, dan di bidang olahraga saya menyukai renang dan badminton. Dari berbagai hobi tersebut, saya lebih mendalami menulis,karena saya bisa menyalurkan semua imajinasi maupun berbagai ide melalui tulisan. Sejak kelas 10,saya juga mulai belajar untuk aktif menulis di dunia blog, walaupun belum bisa konsisten hingga sekarang. Cita cita saya menjadi seorang dokter gigi dan kadang saya juga bercita-cita menjadi pegawai pajak,kadangkala saya juga ingin bekerja menjadi crew pertelevisian. Rencana saya setelah lulus dari Sekolah Menengah Pertama yaitu bisa menjadi mahasiswa di Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan mengambil Fakultas Kedokteran Gigi ataupun Fakultas Komunikasi. Motto saya yaitu “tetaplah menjadi diri sendiri,karena sesungguhnya dirimu lebih special daripada yang lain”




Kamis, 14 Februari 2013

Dua hati menjadi satu. Namun tetap dua pribadi yang berbeda.
Berhenti melihat kekurangannya. Lebih melihat kelebihannya.
Menghindari ucapan yang bisa melukai hatinya.
Menegurnya dengan cara yang baik, dengan bahasa kasih sayang.
Menghormatinya. Sebagaimana menghormati semua orang.
Tidak meributkan hal-hal kecil.
Meributkan hal-hal besar dengan cara dewasa.
Mengusahakan cara-cara komunikasi yang baik.
Menghargai komitmen pernikahan.
Melakukan seks dengan spirit Ilahi.
Mencintai pasangan karena cinta pada Tuhan.
Mencintainya tanpa syarat. Menerimanya tanpa syarat.